Sebab awal yang pertemukan karena segala langkah yang sama,
Kemudian kita sejenak lupa bahwa akan ada waktunya hati berjarak nyata.
Sebab dahulu ada visi yang diperjuangkan dengan penuh percaya,
Lantas kita tak siap bila hari ini ada yang beda.
Dulu, barangkali kita memilih ada di satu barisan.
Saling meyakinkan untuk sebuah pilihan.
Hari ini aku sadar, ternyata kala itu kita tak beri ruang pada perubahan.
Padahal sebetulnya kita tahu, pada akhirnya tak ada yang perlu sama karena paksaan.
Akan selalu ada ruang bagi peran yang terbagi.
Yang perlu dipahami, idealisme takkan berubah tanpa tepi.
Kita hanya beda barisan, bukan pintu kepercayaan yang selama ini terus kita uji.
Biar kamu di sini, aku di sana karena sosok dibutuhkan pada banyak ruang dan tak hanya di satu sisi.
Tak perlu khawatir.
Perubahan itu bukan hal yang pasti getir.
Harusnya kaupun masih yakin walau tak jarang ada rasa berdesir,
Aku hanya ingin punya andil di sudut yang tak ramai dan teriakan yang menyingkir.
Komentar
Posting Komentar